Overthinking : Masalah di Luar Kontrol Kita

by - 6:45:00 PM

Long weekend gini, gue malah kepikiran, padahal udah sadar ini adalah hal-hal yang ngga bisa kita kontrol. Semenjak jadi fasilitator sesi Keluarga Kita, beberapa tahun terkahir ini (padahal udah jadi relawan 4 tahun, tapi baru bisa "sadar", --jadi sadar ini adalah proses panjang #sadarception HAHAHA) kalau ada tantangan/masalah, dicek dulu; ini hal-hal yang bisa kita kontrol atau enggak. Pertamanya sungguh buat "langsung" sadar itu lamaaa banget, fase denial bisa berhari-hari. I'm proud of my self. YHAA NGELANTUR HAHAHA 😅

#esteros untung menemani overthinking hahahahah~


Termasuk pandemi ini, jadi udah ikhlas okelah ini ngga ada yang tau --tiba dateng, ngga diundang. Yang bisa gue kontrol adalah respon gue terhadap pandemi ini, cliche but true. Repson gue, ngga lantas okeee ayo kita bergereak hahaha~ Repson gue berubah-ubah, tergantung mood, tergantung apakah minggu ini termasuk kategori waktu PMS wkwkwk, atau kelelahan fisik akibat perkerjaan kantor atau #domesticlyfe, cemacem, lah. Kadang bersemangat #AyoMajuBerasama, kadang “yhaaa, wayahna weh” hahahaha 😂

Kemarin gue sempet nonton Live Instagramnya @homecreditid bareng Laura Aurelia Dinda (btw, gue ada emotional attachment sama Atlet karena gue supporter setia cabor Bulu Tangkis hahahaha), intinya kurang lebih sama, ngga ada yang pasti di masa pandemi ini.


Yang gue salut sama Laura, dia tadinya atlet renang regular lalu switch ke atlet difabel/para swimming karena kecelakan huhuhuhuhu sedih banget ngga kebayang 😢 Gue kalau nonton para-badminton aja suka sedih, padahal kudunya semangat, yha hahaha (eits, ngga ada yang kudu, #notetoself semua emosi valid ehehehehe~).

Oia, karena gue bucin turnamen, gue nanya ke Laura, gimana cara jaga stamina di saat pandemi gini? Turnamen pada cancel, ‘kan? Ditambah cabor renang walaupun outdoor tapi tetap riskan. Kata Laura walaupun berenang jadi hambatan, kita tetep bisa starching-strecing biar badan ngga kaku kalaui nanti udah bisa latihan renang dengan durasi dan situasi yang “normal”. Duh, semoga pandemi cepet berlalu, Olimpiade dan Para-Olimpiade aja sampai ditunda tahun depan (dengan nama yang sama Tokoy 2020, padahal, ya. SEDIH).


Masih dengan doa yang sama, semoga vaksin Covid-19 cepet selesai, cepet bisa didistribusikan, kita bisa aktivitas dengan BAACKKK TO NORMAAALL~ Boleh minta amin-nya?


AAAMIIIN 💛


You May Also Like

0 comments

/ thank you for stopping by