• Home
  • About
  • Motherhood
  • Thoughts
  • Kotak Sabun
facebook twitter instagram pinterest

/ besinikel


Katanya kalau anak kedua lebih santai gitu, ya? Hmmm. Gue jawab. IYA. IYA BANGET. Kelewat santai malah! Ahahaha :)) Waktu anak pertama, ‘kan fokusnya cuma buat Kami; nah, anak kedua emang tricky, karena ada anak pertama yang kadang seringnya (lebih) butuh perhatian extra~

Yaya umurnya baru tiga tahun, tapi gue kadang suka nganggep dia udah gede, gitu. Padahal #1000HariPertama itu penting banget. Teori, sih, hafal~ Praktiknya yang agak-agak. HAHAHA.

Untung ada Sleek Baby yang sangat sangat bantu gue dalam urusan menjaga kebersihan di 1000 hari pertama Yaya. Udah merem aja, serahkan pada si Mbak dan Sleek Baby. Tetep cari support system, yha~ Dari jaman Kami bayi, sampe Yaya segede sekarang, yang pertama kali dicari pas #BayiBaruLahir (buat bersihin printilan ASIP yang astaghfirullah banyaknya), masa-masa MPASI yang kerjaannya (mau-ngga-mau) masak mulu, sampai batita, ya, Sleek Baby Pembersih Botol dengan 8 Proteksi.




Etau ngga, #SleekBaby Pembersih Botol sekarang formulanya makin lengkap, lho (dalam hati, “napa ngga dari dulu, woi~”). Ada 8 Proteksi! Apaan ‘tuh? Jadi 8 proteksi #SleekBaby8Protection yang dimiliki Sleek Baby Pembersih Botol untuk menjaga perlengkapan bayi (masih terbayang #ProdukBayi segambreng –apalagi botol ASIP!) dan batita tetap higienis dan terlindungi. Banyak aja, ya, delapan, cuy!

Mari kita bahas satu demi satu *siapin pulpen.

1. Food Grade
Udah hafal, lah, ya~ Food Grade yang berarti tidak mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan dan aman untuk buah hati kita, Mam.

2. Natural Anti Bacterial
Bahan Sleek yang alami tapi efektif, lho, membasmi kotoran dan kuman secara maksimal pada #PerlengkapanBayi termasuk botol susunya (yang banyak itu!) #SleekBabyAlamiMelindungi

3. Stain Removal
Sleek Baby Pembersih Botol dengan 8 Proteksi membersihkan noda yang menempel, sisa lemak dan bau yang tidak sedap pada peralan makan secara menyeluruh dan hakiki.

4. Hypoallergenic
Ini, nih, yang penting! Formula Hypoallergenic mampu meminimalisir terjadinya iritasi kulit, gatal dan kasar pada kulit. Perlindungan bukan hanya untuk anak tapi juga untuk kita (eh, si Mbak) juga saat mencuci. Beuh, mantul!

5. Dermatologically Tested
#PembersihBotol Sleek sudah teruji klinis atau bahasa kerennya Dermatology Tested.

6. Microbiological Tested
Sleek Baby Pembersih Botol dengan 8 Proteksi jelas udah efektif dalam membunuh Mikroorganisme yang berbahaya. #PercayaSleek (hashtag bikin sendiri~ lha, terus ngapaaa, wkwk!)

7. High Quality Concentrate
Cuma perlu sedikit saja, botol susu, peralatan makan, apapun you name it, milik si mungil sudah bersih dan terlindungi dari kuman. Alias, hemat, Beb!

8. Paraben Free
Emangnya skincare kita aja yang Paraben Free? Sleek Baby Pembersih Botol dengan 8 Proteksi juga, dong! Ngga ada kandungan paraben dan bahan pengawet lainnya sehingga aman sentosa!

Gimana, udah tercengang! Favorit gue, sih, yang terkahir. Tapi ngga ada yang nyuruh milih, sih, (YA EMANG!) delapan-delapan-nya ada di Sleek Baby Pembersih Botol.
Share
Tweet
Pin
Share
No comments


Dalam sebuah launching produk, seorang konten kreator bilang:

"... aku ngga mau ngerjain yang aku ngga suka, yang aku suka baru aku kerjain ..."
Wow!  That ((aku ngga mau!)) thing.
 Too good to be true.

Cangkemu~

Ups.

Share
Tweet
Pin
Share
1 comments


Udah lama ngga ngeblog karena~
akhirnya gue ngga jadi promosi dan dapet bos baru yang, mmm, lumayan.

LUMAYAN BANYAK KERJAAN!

Tapi, sangat kumaklumi, sih; udah mah baru dilantik, jabatan kosong 4 bulan (yang tentu banyak yang ngga dikerjakan), akhir tahun pula! Combo banget, ye, kaaann~

Gue juga sudah bertekad dalam hati, bagaimanapun bentuk si bos nanti, tetap akan lebih baik dari pada gue jadi bos hahahahaha! Mental karyawan memang gue, wk!

Hari ini udah sebulan jungkir-balik di kantor, pun sampai meneteskan air mata; karena.. cuti gue untuk ke-tiga kalinya dalam tahun ini ditolak. Oh wow. Kecewa akutu~

Walaupun sedikit-banyak gue memaklumi kenapa yang kali ketiga ini aku ditolak. Satu sisi, it was a compliment for me, yang berarti gue masih dipercaya di kantor. Sisi yang lain, prioritas keluarga di atas kerjaan ternyata ngga selalu sejalan. Apa itu hidup seimbang~ Gizi seimbang aja susyeeee hahahaha :))

Oh, ya, bulan lalu juga syibuque sampe cenat-cenut kepala, tapi gembira sudah~ akhirnya MARACA KITCHEN bukaaaaa! UWUWUWUWUWU. Dari luar, (mungkin) terlihat oh wow buka lagi. Tapi aslineeee, nangeeeeeesss hahahaha! Sampai aku belaja mlitur kursi-meja demi menekan budget dan menghemat waktu.




View this post on Instagram

A post shared by Maraca Kitchen 🍽 (@maracakitchen) on Oct 4, 2019 at 9:52pm PDT


Oh, hai November. Ada surprise apakah tahun ini? ~
Share
Tweet
Pin
Share
1 comments
Photo by Ignacio F. on Unsplash
Pertama gue ngga begitu feel intimidated, cuma agak beban aja ketika @maracacoffee lagi giat-giatnya campaign less waste; gue malah titip cilok ke OB kantor, atau sekadar gojek apapun itu. Tapi makin kesini kok ya makin terintimidasi ketika gue ngga bisa nolak sedotan yang dikasi --karena ndak enak hati, ataupun masih sering lupa bawa tas belanja. Pun gue merasa agak jumawa ketika gue menyodorkan tempat bekel ke Abang nasi kuning, tapi kok ya tetep softex-an dan tissu-an.

Mungkin karena kebiasaan pake plastik sejak dulu kala, jadi syok ketika ada campaign less waste yang ternyata banyak membawa perubahan diri dan lingkungan. Kayak 17 Agustus mendatang, Kami dan teman-teman lagi bikin acara 17-an di gang depan rumah. Udah pastilah, bakal banyak sampah; dulu yang dipikir cuma acara biar berlangsung seru. Sekarang jadi mikir, perlu ngga sih gini-ginian cuma banyakin sampah aja; tapi di lain sisi, Kami seru banget jadi EO dari mulai bikin iuran alias patungan berapa per anak, bikin undangan (yang isinya cuma: "Datang ya 17 Agustus, Keira..", tanpa ada tempat dan waktu, hahahahah! Bocah!), beri peralatan (udah jelas jadi sampah : bendera plastik, tali, sedotan, dll dsb). Apakah keseruan itu layak ditukar dengan sisa sampahnya? Hmm, untuk saat ini kupikir iyalah, sepadan, tinggal nanti pas hari H dikasi tau kalau ini yang akan jadi sampah, ini yang bisa didaur ulang, dan ini yang organik, dll dsb. Jadi mulai sekarang aku bertekad untuk bertindak less waste sebisanya aja, ndak usah maksain, hihi :D Kalau mengutip IGS-nya Icha, jadikan journey aja. Toh, prioritas orang 'kan berbeda, ya gaaak? 

Tapi gue tetap senang dan takjub, campaign less waste ini menjalar cepat dan bikin sadar, betapa kita sudah merusak bumi bertahun-tahun lamanya~

Sekian random-an hari ini ;D
Share
Tweet
Pin
Share
2 comments

link source
Edyan.
Aku hanya bisa tersenyum palsu 😊

Gini, lho, ceritanya. Baca stories teman, dia post dari postingan ini:

Bebas, sih, 'kan orang juga punya pendapat masing-masing dan topik ini jadi menarik buatku. Pas baca komen, rasaneeee~~ Pengen sambat semua di sinii, hahaha. Bebas juga, toh, ini 'kan blog acuu :D

Kalo postingannya, ya, aku ngga terlalu kaget-kaget amat; lebih kaget dan syok pas baca komennya. Gileee, ngga masuk di gue kalau jadi PNS adalah haram. Btw, kenapa, sih, makin hari makin demen banget haram-haram-in sesuatu? Ngga bahas kenapa gue ngga follow yang gue suka aja, ya, karena gue menghindari bubble bias. Eciye. Tapi tetep sambat. Ra masoookk~ wkwkwk!

Untuk postingannya, kayaknya ngga hanya PNS, deh, yang akan mendapat 'jaminan' hari tua, BUMN juga ada (kurang faham jumlahnya, tapi 'kan ada), atau perusahaan swasta yang ada fasilitas DLPK/BPJS, 'kan, banyak. Jangan disudutkan cuma PNS gitu, dong, ndak suka akutu.

Lagian, kalau diitung-itung, pensiunan nanti hanya dapat gaji pokok (yang naik satu tingkat dari sebelumnya, ini dinamakan kenaikan gaji pengabdian -maklum mantan operator gaji, hafal gue mah begituan); padahal yang kita terima tiap bulan/gunakan ngga cuma gaji pokok, yes? Tapi, ada lumpsum perjalanan dinas, tunjangan kinerja (yang hampir atau lebih dar 1x gaji), uang makan, dan tunjangan lainnya (tunjangan struktural, tunjangan fungsional, dan lain lain; wow banyaaak~). Menurutku ngga jadi jaminan juga, bahwa uang pensiunan bisa menghidupi hari tua  (apalagi kalau ngga nurunin standar hidoep -huaaaa.. jadi tatut; moga hari tuaku sekeluarga baik dan indah). Mempermudah mungkin, karena kita pasti 'dibayar' setiap bulan. Ada uang pegangan gitu.

Udah banyak financial advisor yang menggembar-gemborkan pentingnya menyiapkan Dana Pensiun, apa itu juga termasuk bentuk ngga percaya kalau rezeki Allah yang atur? Sorilah, menurut gue, dengan menyiapkan dana ini itu adalah bentuk ikhtiar dan tanggung jawab atas apa yang telah Allah beri rezeki selama ini. Bukan lantas ngga percaya masa depan akan Allah jamin. Insya Allah akan ada selalu jalan, selama kita berusaha. Berusaha ikut tes CPNS supaya punya uang pensiun, apa salah? Supaya tetap punya uang meski sudah tidak bekerja, bukan jadi jaminan hari tua. Rezeki ndak akan ketuker kok :')

Heran gue.

Oke nggapapa, dia kan punya pendapat. Cuma gemez aja gicuh, ngga sesuai sama gue. HAHAHA. Jadi inget 'mantra' Icha, berbeda itu tidak apa-apa.

Tapi tetep sambat.

TEROOOSS.

Selamat wikenan, gaes :D
Share
Tweet
Pin
Share
4 comments
Newer Posts
Older Posts

ABOUT ME

Feni / Mom of two / IT Staff / Letterer / Owner & Creative Director @maracacoffee

 

/ contact :  besi.nikel@gmail.com

[read more]

ME ON SOCIAL MEDIA

  • facebook
  • twitter
  • instagram

Categories

#FunVember Breastfeeding Bubup KotakSabun MPASI Me Motherhood Pregnancy Wedding Preparation

recent posts

Blog Archive

  • ▼  2020 (5)
    • ▼  August (1)
      • Overthinking : Masalah di Luar Kontrol Kita
    • ►  May (1)
    • ►  March (2)
    • ►  January (1)
  • ►  2019 (11)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  August (4)
    • ►  July (4)
    • ►  June (1)
  • ►  2018 (9)
    • ►  May (1)
    • ►  March (1)
    • ►  February (2)
    • ►  January (5)
  • ►  2017 (23)
    • ►  October (2)
    • ►  September (1)
    • ►  July (3)
    • ►  June (2)
    • ►  May (6)
    • ►  March (1)
    • ►  February (3)
    • ►  January (5)
  • ►  2016 (26)
    • ►  December (3)
    • ►  November (2)
    • ►  October (1)
    • ►  September (1)
    • ►  August (6)
    • ►  July (1)
    • ►  June (1)
    • ►  May (2)
    • ►  April (1)
    • ►  February (4)
    • ►  January (4)
  • ►  2015 (54)
    • ►  December (1)
    • ►  November (11)
    • ►  October (4)
    • ►  September (3)
    • ►  August (5)
    • ►  July (2)
    • ►  June (6)
    • ►  May (6)
    • ►  April (4)
    • ►  March (3)
    • ►  February (3)
    • ►  January (6)
  • ►  2014 (59)
    • ►  December (10)
    • ►  November (6)
    • ►  October (9)
    • ►  September (4)
    • ►  August (3)
    • ►  July (1)
    • ►  June (4)
    • ►  May (4)
    • ►  April (3)
    • ►  March (6)
    • ►  February (8)
    • ►  January (1)
  • ►  2013 (77)
    • ►  December (3)
    • ►  November (4)
    • ►  October (5)
    • ►  September (10)
    • ►  August (10)
    • ►  July (5)
    • ►  June (9)
    • ►  May (10)
    • ►  April (10)
    • ►  March (3)
    • ►  February (5)
    • ►  January (3)
  • ►  2012 (73)
    • ►  December (4)
    • ►  November (5)
    • ►  September (1)
    • ►  August (3)
    • ►  July (5)
    • ►  June (9)
    • ►  May (15)
    • ►  April (16)
    • ►  March (12)
    • ►  February (1)
    • ►  January (2)
  • ►  2011 (52)
    • ►  December (18)
    • ►  November (14)
    • ►  October (14)
    • ►  September (6)

Folks

  • danirachmat
  • annisast.com
  • ♥ ..Our Daily Rolls.. ♥
  • Life begins at 30...
  • Living Loving
  • Puty's Journal
  • acie[ar]chives
  • welcome to...
  • All I Wanna Do Is Grow Old With You
  • wichiworld
  • SAZQUEEN
  • Absurd Astronaut
  • Junk Thought!
  • Catatan Nyempil Kalau Lagi Ada Waktu
  • The Sun is Getting High, We're Moving on
  • Pritasyalala
  • punyanya rika
  • thesillyus
  • Ilhabibi's life journal
  • My Words. My World.
  • { a Memory Bliss }{ a Memory Bliss }
  • Arcilland
  • and i try
  • another slice of life...
  • {malvin}.ology
  • let the beast in!
  • Masrafa.com
  • My Piece of Paper
  • Namina Ocha Naami
  • The Little Chatter
  • rock 'n roll mommy
  • s e d e r h a n a s a j a
  • Shanti, Sekali Lagi
  • Vhe NovaLia
  • Santril Try to Speak Up
  • Mencoba Sakinah
  • heningbanget
  • Productive Mamas
  • istri bawel
  • mrs. Tiananana
  • The Story of Us
  • ceritanya arninta
  • The Stars Just Starting To Bright
  • welcome to my words
  • Misskepik
  • All around Me
  • Chaca + Lia = Ghiffari
  • Fifi & Lola Alvianto
  • Barbie Pink's Blog
  • The Susanto's Fam
  • love as long as you live
  • | This is me yapping about whatever comes to my mind
  • Ananti's Journey
  • The Karimuddins
  • Stories from Rasamala
  • ourweddingjournal
  • Lafamilledewijaya
  • Dhita's Chapter
  • me and my stories
  • Mrs/3daysafter
  • Nyonya Sutisna
  • . love . laugh . life .
  • rumahduapohon
  • soentjes
  • Adyaraka, and the other things
  • Rumah Mitha
  • miund.com
  • ..incydaily..
  • it's my point of view
  • Sparkle in Our Marriage
  • The Hairy Clan
  • next chapter of our life
  • Simply Nella
  • mecaonic
  • knocking on heaven's door
  • Expiration Date
  • serioustory
  • ceria warna pelangi.....
  • FoFRenn
  • Keluarga Rahman
  • { visykographic }
  • hey, it's us!
  • Keluarga Firdaus
  • AnS-ourweddingstory
  • from moon to sun
  • sLesTa [dot] com
  • Nyai Rombeng!!
  • Baginda Ratu
  • StoRy TiMe
  • Our Love Journey
  • How Much A Heart Can Hold
  • Nonsense & a Cup of Cake
  • Andra Alodita | Life & Beauty Journal
  • coretan "si teteh"
  • My Life
  • Cerita Iseng
  • Stamp Of Crazy Couple
  • Ka-Lu-Na
  • www.thebabybirds.ne
  • Say Hi to Ramadhan
  • {ndutyke}
  • bloGita
  • udjo, mio, K & baby K
  • The Babybirds Stories
  • domesticated life
Show 5 Show All

Created with 2019 @besinikel ThemeXpose