Nothok Pintu


Lamaran kapan sih? Berapa bulan sebelumnya sih? Sebelum lamaran ada semacam pra-lamaran ngga?
Hmm, pertanyaan seperti itu (menurut gue), hanya bisa dijawab oleh kedua pihak keluarga. Yang namanya Adat juga harus ada keSEPAKATan dan keSEMPATan :)


So here is, sebelum memutuskan tanggal untuk lamaran, (apalagi) nikah *uhuk*. Pihak keluarga laki-laki memutuskan untuk mengunjungi (bersilaturahim) ke keluarga perempuan. Kalau istilah jawa-nya nothok pintu. Secara harfiah ya, mengetuk pintu si keluarga perempuan. Untuk apa? Untuk bersilaturahim. Yaaa, masa anak-anak-nya aja yang 'berpacaran', orang tuanya juga dong (maksudnya, saling mengenal).
Hari Minggu yang cerah, secerah hati gue yang ngga karuan (plis, padahal lamaran juga belom!) per tanggal 26 Desember 2010, datanglah keluarga si Mas ke keluarga gue. Pagi datang, berbincang, canda-tawa, masuk ke acara serius , kasarnya : "ini anak-anak (-gue & si Mas) mau diapain?" *mau dinikahin laaaaaaah, ngebet*

Dari pembicaraan tersebut, disepakati, jika ada kesempatan, maka keluarga gue akan balik berkunjung ke tempat si Mas. Yuhuuu, senangnya jalan-jalan dong. #eh :)) Sebenernya, kata Ibuk gue, silaturahim balasan ini, ngga pake juga nggapapa. Tapi, Alhamdulillah ada kesempatan, ada rizki, maka kita sekeluarga berangkat :). Sabtu, 26 Februari 2011, we went to Jogja and Kutoarjo. Sekalian liburan. Menyenangkan ^^

No comments:

/ thank you for stopping by

Powered by Blogger.